Posts

Make it Simple!!!

Image
Waw...lagi benar2 penat dengan rutinitas yang ada. Tapi itulah hidup. Tanpa ada "permasalahan" hidup akan terasa hampa, tanpa ada tantangan, tidak akan ada tujuan yang ingin dicapai. Hidup itu sederhana. Tentang pencapaian sebuah tujuan dengan cara yang sederhana pula. Namun, terkadang kita melihatnya terlalu rumit, berat, sehingga membuat kita STRESS!!! Hari ini dapat pelajaran yang berharga banget dari seorang teman yang akan mengikuti Psikotest dari kantor dan dari sebuah game yang baru saya download di hp. Hehehe.. Terkadang, kita terlalu memikirkan suatu permasalahan itu rumit sekali. Kita berteriak, menggerutu, ngomel-ngomel tidak keruan, bermuka masam, bahkan sampai "menyemprot" orang lain yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan masalah kita (maaf ya yang sering kena jutekkan saya). Pelajaran berharga tentang "kesederhanaan" masalah dari psikotes teman saya tadi adalah, dia memikirkan soal-soal itu terlalu rumit. Bagaimana deret-deret hu...

Ketika Kekuasaan di Atas Segalanya

Image
Wew..finally kelar juga nonton film ini. Jadul man..tahun 2008. Qiqiqiqi.. Maklum, jarang keluar rumah, jadi djarum (DJAga RUMah) aja deh. Sebenarnya mata ini sudah mulai lelah, tetapi entah mengapa ada 1 film lama yang menggangguku. Memintaku untuk menontonnya (lebay mode on). Film ini berjudul "The Boy in the Striped Pajamas". Baru berhasil searching n download dari salah satu situs yang menyediakan berbagai film dan games gratis. Entah mengapa, film ini sudah membuatku jatuh cinta ketika pertama kali membaca judulnya. Aku biasanya menilai film dari pemainnya (yang sudah aku kenal), atau karena referensi. Film ini, aku baru tahu ketika aku sedang searching film-film yang disediakan. Dari judul, gambar cover dan sinopsisnya, entah mengapa aku yakin bahwa ini adalah film yang bagus. Setelah cukup lama ada di pc, akhirnya malam ini aku berhasil menontonnya. The Boy in the Striped Pajamas, film yang diambil dari jaman kejayaan Hitler (kalau tidak salah). Dimana masa itu...

Losing Isaiah

Image
Pagi ini..sambil menyeruput mie kuah, gw nonton film "Losing Isaiah". Film ini mengisahkan tentang seorang anak dari hitam yang menjadi korban ketidakdewasaan orang tuanya sehingga si ibu membuang anaknya ke tempat sampah. Sadis, kejam, g punya naluri keibuan. Beruntungnya anak ini diketemukan oleh orang kulit putih. Anak ini hampir mati, tapi beruntunglah ia masih bisa diselamatkan. Keluarga kulit putih ini kemudian merawat dan membesarkan anak ini, Isaiah, sekaligus mencoba untuk mengadopsinya. Keinginan mereka terkabulkan karena tidak ada orang yg mengaku memiliki anak itu. Legalitas pun terjadi. Seiring berjalannya waktu, Isaiah tumbuh menjadi anak yang lucu. Keluarga Lewin (klo g salah yg adopsi namanya Lewin) sangat menyayangi Isaiah, tak peduli warna kulit mereka bereda. Mrs. Lewin mengajarkan Isaiah seperti anaknya sendiri. Keluarga Lewin benar2 menyayangi Isaiah. Meski anak remaja mereka, Hannah, sempat kecewa karena ketika ia pentas harus terganggu dengan ...

Experience is The Best Teacher

Tulisan ini sudah lama ingin aku tulis, tapi baru sempat saat ini. FYI, sebenarnya malam ini lagi raker. Tapi karena sudah ngantuk..daripada tidur lagi, mendingan nulis. Jadi menuntaskan tulisan yang tertunda. Hehehehe.. *** Alkisah, ada seorang pemuda yang sedang mencoba beralih transportasi karena motornya sedang rusak. Ia mencoba beralih menggunakan kereta, karena ketika naik bus, waktu yang dibuang sangatlah banyak. Akhirnya ia mencoba menggunakan kereta api. Selama hampir 1 minggu bereksplorasi, hari terakhir ia mencoba pulang sendiri. Ia sudah menanyakan kepada temannya yang naik kereta mengenai jadwalnya. Akhirnya dengan still yakin, ia pun membeli tiket kereta. Namun, jadwal tinggallah jadwal. Ketepatan waktu, selisih kedatangan dan lainnya mempengaruhi banyak hal. Apalagi ketika ada informasi dari announcer di stasiun, namun kondisi di peron yang ramai dan masih awam, sehingga ia pun tidak konsentrasi. Ia merasa mendengar bahwa kereta yang dimaksud adalah k...

Tik-Tak-Tuk..

Waw..akhir tahun 2011 sebentar lagi. Merevisi tulisan ku tahun ini..sepertinya mengalami penurunan. Begitu banyak ide yang belum tertuang, masih mandek di kepala. Kosa kata, bahasa, terlalu banyak yang kupikirkan agar beda, akhirnya masih mendem di otak. Seringkali sudah terimajinasi isi yang akan dituangkan, tetapi ketika coba dituangkan jadi bingung. Mau mulai dari mana.  Menulis,  aku harus sering mengasahnya. Karena dengan sering mengasah, kita jadi tau celahnya, tau tak-tiknya. Ayo Anggi,,kamu pasti bisa!!!

Empathy please...

Image
Yang Terhormat Bapak/Ibu Pejabat, saya tahu waktu Anda sangat dipenuhi dengan berbagai appointment yang sudah di atur oleh sekretaris Anda tentunya. Saya juga tahu misi Anda tentu berbau sosial dan demi kemajuan negri tercinta ini. Tapi boleh kah saya pribadi meminta Anda untuk bisa bertoleransi dengan kami para pengguna jalan? Saya merasa sedih sekali karena ketika semalam pulang melewati Jalan Jendral Sudirman yang sedang diperbaiki gorong2nya, Anda menggunakan jasa voorijder supaya Anda bisa lewat. Halo...Anda masuk jalur lambat dan minta jalan. Sedangkan kami pengguna jalan, harus bergantian karena perbaikan gorong2 memakan 1 jalan di jalur lambat. Bisakah Anda berempati dengan kami, "rakyat" yang telah memilih kalian dan mempercayakan kalian demi kemajuan bangsa ini. Justru kami harus mengalah. Hei..sebenarnya, kami adalah "Tuan" kalian, kalian seharusnya melayani kami. Tapi kami tidak seegois itu. Kami lelah dengan rutinitas kami di kantor. Dengan salary ya...

Terimakasih Kawan ^_^

Waduuuh...saya jadi terharu banget karena ternyata blog saya yang masih tidak seberapa ini ternyata dibaca n membuat semangat teman2 yang lain untuk belajar blog juga. Jujur, saya sendiri jadi mulai rajin nge blog karena liat blog teman yang bikin saya iri dan merasa, "kalau dia bisa, maka saya harus bisa!" Walau jangan dibandingkan tulisan mereka dan tulisan saya. Karena setiap orang punya karakternya masing2. Begitu pun teman2 saya, yang ngakunya baru belajar blog, tapi kayaknya sih nggak baru belajar deh, bakat terpendam kali ya. Juz go guyz! Tulis apa yang kalian mau tulis. Berkreasi yang kreatif kalian asal jangan merugikan orang lain, okraaaay!!!